40 Perbedaan Mendasar Pemahaman & Penafsiran Al-Quran dan Al-Hadist antara Ulama Islam Berpaham Liberal dengan Ulama Islam Berpaham Konservatif-Fundamentalis

Pembuka: Hari ini, 20 Februari 2010. Harian Kompas (edisi cetak) menampilkan tulisan yg cukup menarik mengenai “Jihad Pluralis”, yang isinya mengupas buku “Againts Islamic Extremism” yg ditulis oleh Muhammad Sa’id al-Ashmawi. Tulisan ini bermaksud untuk membuka diskusi/wacana (bersifat akademik) tentang Islam Liberal dan Fundamental. Silakan menyimak!

Daftar isi.

    1. Sistem pemerintahan.
    2. Sistem demokrasi.                                   
    3. Dasar dakwah.                                          
    4. Hubungan antara Muslim dan khafir.        
    5. Pakaian wanita muslim.                         
    6. Bank2 konvensional.                              
    7. Definisi Islam.                                  
    8. Ajaran sesat.                                  
    9. Beriman kepada kitab sebelumnya.         
    10. Mengikuti sunnah Rasul, atau Hadits.    
    11. Poligami.
    12. Pergaulan sesama muslim.
    13. Makna duniawi-materi.
    14. Hukum ALLAH/hukum Positif.
    15. Hukum zina/potong tangan.
    16. Islam agama modern.
    17. Suicide.
    18. Anjing.
    19. Murtad.
    20. Makanan potongan Nasrani.
    21. Ajinomoto.                                 
    22. Rukun Islam.                              
    23. Warisan.                                      
    24. Menghormati orang2 asing.                
    25. Zakat.                                           
    26. Tujuan dan tugas manusia.
    27. Gol.Ulama dan tafsir.
    28. Jihad.
    29. Masuk syurga; rahmat Allah.
    30. Ulama dan kritik.
    31. Rasulullah bukan Tuhan.                
    32. Golongan syurga.                            
    33. Aqidah.                                         
    34. Gay dan lesbian.                            
    35. Berjenggot, mobil dll                   
    36. Bid’ah.
    37. Kuburan.
    38. Penghinaan kepada Nabi.
    39. Suami haram memaksa istri.
    40. Bolehkah wanita bekerja?
      ____________________________________________________________________

Bismilahirahmanirrahiim.
"Kami berikan mereka Al Quran dengan terperinci, (fully detailed) dengan ilmu pengetahuan(knowledge), bimbingan (guidance), dan rahmat (mercy) untuk semua manusia bagi orang-orang yang beriman?.Qs.7:52

Al quran atau Islam itu rahmat bagi semua manusia.

Assalamu’alaikum wr.wb.
"Yaa ALLAH yaa Tuhan ku, aku berlindung kepada-Mu (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi,  yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.  Dari (golongan) jin dan manusia. Tiada Tuhan kecuali ALLAH Yang Maha Menolong dan Maha Pembimbing.
Rasulullah saw adalah seorang anak yatim piatu, seorang pemuda yang sukses berniaga, yang kaya-raya dan di juluki al Amin. Kemudian Rasulullah saw adalah utusan ALLAH (prophet) yang menyampaikan wahyu-wahyu ALLAH dan memberikan contoh teladan yang agung. Jasa jasa Rasulullah saw sudah banyak sekali untuk kemanusian di bumi ini. Semua kekayaan Rasul dan istrinya di digunakan untuk membiayai dakwah Islam dan biaya peperangan. Rasulullah saw adalah seorang yang kaya raya dan pemurah.

ALLAH mengatakan dalam Al Quran bahwa semua golongan-golongan Islam itu adalah bersaudara. “The Believers are single but a brotherhood: so make peace and reconciliation between your two (contending) brothers; and fear Allah, that you may receive Mercy.”
Orang-orang yang percaya itu adalah sebuah anggota yang bersaudara; kamu mestilah menjaga kedamaian didalam keluarga kamu dan menghormati Allah, supaya kamu mendapat belas kasih sayang. QS.49:10

Kedamaian dalam keluarga Islam itu akan terjadi kalau masing masing saling bernasehat dan bersabar. Bukan saling menghakimi satu sama lainnya. “Verily man is in loss, [3] Except such as have faith, and do righteous deeds, and (join together) in the mutual teaching of truth, and of Patience and Constancy.” Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, [3] kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran. QS 103;2

Walaupun Muslim itu bersaudara, namun tetap ada perbedaan-perbedaan dalam menafsirkan dan memahami Syariat Islam yang bersumber dari Al Quran dan Hadits. Perbedaan-perbedaan mendasar antara golongan Islam berpaham liberal dgn Islam berpaham Konservatif Transnational terdapat dalam hubungan manusia dengan manusia, habul minan nash. Sedangkan hubungan antara ALLAH dengan manusia, hablul minallah, alhamdulillah banyak kesamaan.

Islam konservatif-transnational (GIKT) adalah islam yang berpaham konservatif, keras, sempit dan kolot…tidak membawa kemajuan. Islam Liberal (GIL) adalah islam yang berpaham progresive, maju, modern, dan berpikir luas sesuai perkembangan ilmu dan science.

1. BERNEGARA, SISTEM PEMERINTAHAN
Golongan Islam Konservatif trasnational (GIKT) ingin menegakkan negara syariat Islam diktator dan diskriminasi dengan golongan non Islam dan firqoh Islam yg berbeda. Hukum-hukum ALLAH menjadi hukum Positif pemerintahan. Anti sistem Demokrasi Sekular, Pancasila, HAM, Plural, tidak ada kebebasan beragama dan berkeyakinan, eklusive seperti Saudi Arabia dan Iran. Sedangkan golongan Islam Liberal (GIL) mempertahankan NKRI yang berdiologi Pancasila, Pancasila bersumber dari Al’Quran. Sistem pemerintahan Demokrasi Sekular, religious of freedom, faith, and expression. Memperjuangkan HAM, equility atau kebersamaan bagi semua warga Indonesia dan anti diksriminasi. Pemerintahan yang netral tidak berpihak kepada satu agama.

GIKT mengatakan bahwa mendirikan negara Syariat Islam adalah kewajiban dan perintah ALLAH swt, sebagaimana pemerintahan Saudi Arabia, Iran atau Khilafah Islamiyah. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa ALLAH tidak pernah memerintahkan Rasul mendirikan negara agama Islam. Sesungguhnya ALLAH memerintahkan kepada Rasul untuk mentaati pemerintahan Ulil Amri yang berkuasa dan mentaati ALLAH dalam beribadah kepada-NYa. “Hai orang-orang yang beriman, (1) taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan(2) ulil amri di antara kamu.” QS 4:59. “Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada (1)  Rasul dan (2) Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri).” QS.4:83

Dari ayat diatas itu jelas sekali ada 2 pemimpin yang harus di taati yaitu; 1) adalah pimpinan agama (Rasul) dan 2) adalah pimpinan pemerintahan (Ulil Amri). Definisi pemerintahan "Sekular" itu adalah dimana pemerintah dan agama terpisah, atau dgn kata lain, pemerintah tidak ikut campur dgn urusan agama, pemerintah berlaku netral dan adil, tidak diskriminasi karena agama, dan melindungi penganut-penganut keyakinan beragama. Sebagaimana yang telah di contohkan oleh Amerika Serikat.

2. SISTEM DEMOKRASI DAN DIKTATOR
Dalam masarakat dunia sekarang ini ada 2 macam sistem, yaitu sistem demokrasi, sistem diktator agama, dan komunis. GIKT berkeyakinan bahwa sistem demokrasi adalah sistem ciptaan orang-orang Kafir atau Barat. Dan ulama memberikan fatwa bahwa sistem demokrasi itu adalah Haram. Sesungguhnya ulama-ulama Arab mengetahui bahwa sistem demokrasi itu bersumber dari ALLAH swt atau Al Quran. Tapi karena nafsu ingin berkuasa selama hidupnya, maka ulama Wahabi mengambil sistem diktator agama Islam, atau pemerintahan Syariat Islam. Hampir semua negara Timur Tengah atau Arab termasuk Iran adalah negara diktator yang anti Demokrasi, anti HAM dan Sekular.

Kenapa mereka anti demokrasi? Mudah dibaca, karena kalau mengikuti sistem Demokrasi dan HAM, maka raja atau presiden-nya harus di tukar setiap 4-5 tahun sekali. Inilah yang tidak di sukai oleh Ulama atau pemerintahan Arab sampai hari ini. Ulama Wahabi menyampaikan fatwanya ke seluruh dunia Islam bahwa sistem Demokrasi, HAM , Plural dan Sekular adalah Haram. MUI juga mengeluarkan fatwa bahwa Sekular-demokrasi, Pluralism, Liberalism adalah Haram.

Sedangkan GIL menyilami bahwa sesungguhnya sistem Sekular-demokrasi itu adalah bersumber dari Al Quran yang di kaji oleh ahli-ahli Barat, sehingga muncullah sistem Sekular Demokrasi di Eropah setelah terjadi perang agama di Eropah  abad 13. Ini bukti ayat ALLAH tentang Sistem Demokrasi. Sedangkan ayat-ayat tentang Secular sudah ada diatas tadi. “Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan salat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka (Yahudi, Nasrani dll), dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” QS 42:38

Ayat di atas itu turun kepada Nabi Muhammad saw dimana masyarakat Arab adalah masyarakat pluralism; Yahudi, Nasrani, Quraish musryik dan Sabiin dll. ALLAH memerintahkan kepada Rasul untuk bermusyawarah dengan golongan-golongan lainnya. Tidak ada paksaan kepada golongan lain. Bagaimana cara bermusyawarah: kalau bisa dengan bermufakat, kalau tidak tercapai mufakat dengan bermusyawarah, jalan lain adalah voting dengan istilah sekarang ini. Siapa yang banyak suaranya itulah yang memimpin, dan yang kalah wajib mengikutinya dgn ikhlas. Maka turunlah sebuah ayat lagi kepada Rasul, “Ikutilah/taatilah Ulil Amri mu..” QS.4:59. Tidak boleh memberontak kepada pemerintahan yang sah.

Jadi jelas sekali bahwa Fatwa MUI yang mengharamkan Demokrasi sekular dan Pluralism adalah salah kaprah dan tidak berdasarkan kepada ayat ALLAH yang benar seperti ayat diatas itu. Pemerintahan Arab dan Khilafah itu adalah diktator yang anti demokrasi HAM dan sekular atas kebencian dan ingin berkuasa selama hidup. Tidak ada yang lain alasannya yang benar dari pada ingin berkuasa selama hidupnya.

GIKT dan ulama Wahabi dan Syiah fundamentalis ekstrim menjadikan hukum-hukum ALLAH menjadi hukum positif pemerintahan. Sesunguhnya tidak ada satu ayat pun ALLAH memerintahkan kepada Rasul untuk memaksa pemerintah Ulil Amri, organisasi dan individu untuk mentaati perintah-perintah ALLAH. Tugas yang diberikan oleh ALLAH kepada Rasul adalah sebagai “pemberi peringatan saja”, Titik.  Tidak lebih dari itu. Kenapa Iran dan Saudi melakukan hukum ALLAH menjadi hukum-hukum positif? Pertama karena ingin berkuasa selama hidup dengan memerintah diktator yaitu memaksa rakyatnya untuk mematuhi pemerintah dan ulama. Dilarang menentang dan anti demokrasi, sistem demokrasi adalah haram. Sedangkan GIL berdasarkan kepada 2 buah ayat di bawah ini, dimana tugas Rasul hanya pemberi peringatan saja, tidak lebih dari itu. TITIK. Tidak ada perintah dari ALLAH untuk memaksa pemerintah, ulama, rakyat untuk mentaati hukum ALLAH. Mohon direnungkan 2 buah ayat dibawah ini.

“Maka berilah Peringatan (kepada peminum alkohol, wanita penari perut, orang berjudi, orang yang menyembah berhala, atau orang yg dianggap sesat dll) karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan, Kamu bukanlah orang yang berkuasa (diktator,) atas mereka. Tetapi orang yang berpaling, khafir (ingkar), maka ALLAH akan mengazabnya dengan azab yang besar.” QS 88:21-22 “Tugas kamu (Muhammad) hanya menyampaikan saja. Kami-lah yang menghisab/menghukumnya perbuatan-perbuatan mereka dan…” QS.13:40.

Jelas sekali beibadah kepada ALLAH haruslah dengan ikhlas, tidak boleh dipaksa dengan hukum positif dan polisi. Siapa-siapa yang tidak shalat, puasa, berjilbab dll akan ditangkap. Inilah kesalahan yang dilakukan oleh ulama-ulama GIKT, Wahabi, dan Syiah Konservatif Fundamentalis. Kecuali hukum-hukum ALLAH yang boleh dijadikan hukum positif adalah hukum-hukum yang sudah ditentukan macam hukumannya seperti; hukum potong tangan, cambuk, gantung, di usir dari negeri, dan tidak membayar zakat. Sedangkan dosa-dosa yang dibuat oleh manusia seperti tidak shalat, tidak berpuasa, tidak berjilbab, kafir, murtad, makan daging babi, minum alkohol, gay dan lesbian dll hanya ALLAH saja nanti yang akan menghukum di hari pengadilan ALLAH. Itulah perbedaan yang nyata antara pengamalan  ajaran Islam antara GIL dengan GIKT dan ulama Wahabi Fundamentalis Radikal.

3. DASAR DAKWAH DAN SIKAP TERHADAP LAWAN
GIKT dalam menegakkan “amar makruf nahi mungkar” dengan kekerasan yang bersumber dari sebuah Hadits palsu yg bertentangan dgn ayat-ayat ALLAH. “Siapa saja di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia mengubah dengan tangan, jika tidak mampu hendaklah dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah dengan hatinya. Akan tetapi yang demikian adalah selemah lemahnya iman.” HR Muslim. (dengan tangan diartikan: melarang dengan undang-undang kalau berkuasa, merusak properti, memerangi dengan senjata, dll, sebagai mana FPI merusak dan menzolimi golongan Islam Ahmadiyah, dan merusak kafe dan restauran yang berbuka di bulan Puasa) Sedangkan GIL merujuk kepada Al Quran yang bertentangan dengan hadits tersebut diatas itu, “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah* dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS.16: 125) “Dan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah, Allah mengawasi (perbuatan) mereka; dan kamu (ya Muhammad) bukanlah orang yang diserahi mengawasi mereka.” QS 42:6

4. HUBUNGAN ANTARA MUSLIM DAN ORANG KAFIR YANG TIDAK MEMUSUHI ISLAM
GIKT tidak bersahabat, diskriminasi , tidak berlaku adil dengan orang kafir, umat Nasrani, Yahudi, dan umat non-Islam lainnya. GIKT adalah golongan exclusive. Mereka memerangi orang kafir, munafik seperti peristiwa 11/9, Bali, Bumbai, Tanzinia, Kenya, Pakistan, Iraq, dan Afganistan. Mereka merujuk kepada sebuah ayat yang turun waktu peperangan. “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari Kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya, dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.”  QS 9:29. Sedangkan GIL bersahabat dengan umat Nasrani, Yahudi dan non Islam lainnya yang baik, dan memperlakukan mereka dengan penuh keadilan tanpa diskriminasi. Kecuali kepada golongan non Islam ektrimis yang membenci Islam.
Merujuk kepada sebuah ayat ALLAH waktu damai antara semua golongan. “Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang). [114] Mereka beriman kepada Allah dan hari Penghabisan, mereka menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar dan bersegera kepada (mengerjakan) berbagai kebaikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh. [115] Dan apa saja kebaikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak dihalangi (menerima pahala)-Nya; dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.” QS 3:113-115. “ALLAH tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” QS 60:8

GIKT berlaku keras dan kasar kepada orang-orang kafir, munafik, musryik yang tidak sepaham dengan mereka, dan berkasih sayang dengan sesama mereka. Mereka merujuk kepada sebuah ayat yang turun waktu peperangan. “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir (Kafir Radikal), tetapi berkasih sayang sesama mereka.” QS 48:29 Sedangkan GIL berpendapat bahwa kata kata “kafir” diayat itu ditujukan bukan semua orang kafir, bukan kepada orang-orang kafir yang baik, tapi orang-orang kafir yang membunuh Nabi, yang membenci Rasul dan agama Islam. Orang-orang ini disebut orang-orang kafir yang Ektremis-Fundamentalis. Jadi GIL berkasih sayang dan berlaku adil kepada semua manusia, semua agama dan bangsa, kecuali golongan extrimis yang suka bertindak kekerasan dan membunuh orang-orang Islam atas kebencian.

5. PAKAIAN WANITA MUSLIM
GIKT berpendapat bahwa wanita wajib memakai Niqab atau Jilbab. Siapa yang tidak mentaati akan di tangkap oleh polisi Syariat. GIKT memaksa wanita beribadah kepada ALLAH dibawah hukum, atau senjata. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa wanita tidak wajib berjilbab dan berniqab, sebagaimana pendapat ahli tafsir Indonesia (bukan Wahabi) Prof.DR. Quraish Shihab. GIL merdeka memilih pakaian yang mereka sukai, danberibadah kepada ALLAH harus dengan keikhlasan, tanpa ada paksaan, dengan merujuk kepada ayat ALLAH ini. “Maka berilah Peringatan (kepada peminum alkohol, wanita penari perut, orang berjudi, orang yang menyembah berhala, atau orang yg dianggap sesat,dll) karena sesungguhnya Kamu hanyalah orang yang memberi peringatan, Kamu bukanlah orang yang berkuasa (diktator,) atas mereka. Tetapi orang yang berpaling, khafir (ingkar), maka ALLAH akan mengazabnya dengan azab yang besar.” QS 88:21-22

6. BANK RIBA
GIKT mengharamkan bank-bank Barat atau Konvensional karena riba memberikan bunga. GIKT merujuk kepada sebuah Hadits dimana kebenaran Hadits itu belum tentu ucapan Rasulullah saw, karena tidak bisa di buktikan lagi. Sedangkan GIL berpendapat bahwa bank-bank Barat itu tidaklah haram, karena sangat bermanfaat untuk mengembangkan usaha dan membuka lapangan kerja. Terbukti pedagang dan atau pengusaha sukses membuka lapanga kerja yang jutaan banyaknya. GIL merujuk kepada sebuah perintah ALLAH kepada nabi Musa as; “If you lend money to one of my people among you who is needy, do not be like a moneylender charge him no interest.” Exodus 22:21 Dari ayat diatas ini dapat kita simpulkan bahwa memberikan pinjaman kepada seseorang yang membutuhkan tapi bukan untuk berniaga, maka dilarang memberikan bunga. Hukumnya haram. Kalau seseorang meminjam uang untuk keperluan niaga, mencari keuntungan,maka di bolehkan memberikan bunga.Tidaklah haram. Sebab akan memberikan keuntungan kedua belah pihak dan bermanfaat untuk masarakat.

7. DEFINISI ISLAM
GIKT berpendapat dan berkeyakinan bahwa orang-orang yang tidak sepaham dengan golongan wahabi fundamentalis adalah orang kafir tidak Islam. Seperti Golongan Syiah, Ahmadiyah, Liberal, Sufi dll. Definisi mereka berdasarkan atas kebencian saja dan tidak berdasarkan kepada ayat-ayat ALLAH dlm Al’Quran. Yang berhak menentukan siapa itu Islam atau tidak hanya ALLAH saja. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa semua orang beriman kepada ALLAH swt adalah golongan Islam, sesuai dengan ayat ALLAH dibawah ini yang disampaikan kepada Rasul. “Sesungguhnya (agama tauhid = Islam) ini adalah agama kamu semua (Yahudi, Nasrani dan Muslim); agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.” QS 21:92.QS.23:52 “Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam.” QS.2:132

8. AJARAN SESAT
GIKT mengharamkan semua firqoh Islam yang tidak sejalan dengan ulama Wahabi Fundamentalis, dan dianggap ajaran sesat seperti Syiah, Sufi, Ahmadiyah dll. Mereka melarang golongan-golongan Islam itu berdakwah, bahkan mereka merusak mesjid tempat beribadah dan diksriminasi dan berlaku tidak adil kepada golongan firqoh Islam yang dianggapnya sesat. Mereka merujuk bukan kepada Al Quran, tapi atas dasar kebencian saja, kalau ada ayat ALLAH, mereka salah memahaminya. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa semua golongan dalam Islam merdeka untuk menjalankan keyakian beragamanya, merdeka menfasirkan ayat-ayat ALLAH dan hadits. Golongan Islam Syiah, Ahmadiyah, Sufi, Arqam dll adalah 100% Islam. Sebagaimana peringatan ALLAH ini kepada Rasul, “Sesungguhnya orang orang yang memecah-belah agamanya dan mereka terpecah menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.” QS.6:159.

9. BERIMAN KEPADA KITAB2 SEBELUMNYA
GIKT berpendapat bahwa kitab-kitab Taurat dan Injil itu sudah tidak ASLI lagi, dan sudah banyak yang palsu. Sehingga ulama-ulama mereka tidak mau mengambil rujukan kepada wahyu ALLAH dalam kitab sebelumnya. Pendapat ini tidak berdasarkan kepada Al’Quran, tapi kepada kebencian yang sangat kepada umat Nasrani dan Yahudi. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa wahyu-wahyu ALLAH yang tidak bertentangan dengan Al’Quran wajib dijadikan pegangan umat Islam. Alasan utama adalah ALLAH memerintahkan kepada Nabi Muhammad atau umat Islam untuk beriman kepada Rasul-rasul dan Kitabnya. Rasul telah beriman kepada Al’Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Allah swt, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, Malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya dan Rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari Rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat.” (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.” QS.2:285 Dia menurunkan Al Kitab (Al’Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. QS.3:3 Alasan kedua adalah Rasulullah saw memberikan contoh kepada kita umat Islam bahwa Rasulullah saw mengambil rujukan wajib bersunat untuk anak laki-laki dari kitab Taurat. Perintah bersunat tidak ada dalam Al quran.

10. MENGIKUTI SUNNAH RASULULLAH ATAU HADIST
GIKT meyakinan bahwa semua hadits Muslim dan Bukhari adalah hadits sahih yang suci, sama sucinya dengan Al’Quran, artinya tidak ada yang salah. Mereka beriman 100% kepada kitab Hadits Muslim dan Bukhari dan hadits lainnya. GIKT dalam mengikuti sunnah Rasul yaitu mengikuti semua yang dikerjakan oelh Rasulullah saw sehari-hari, walaupun itu adalah budaya Arab, ajaran nenek moyangnya, yang tidak ada dasarnya di Al quran, seperti; wanita dilarang menyopir, wanita dilarang keluar rumah tanpa mahram, wanita dilarang bekerja di kantor bersama laki-laki, laki-laki wajib berjenggot dan berjabang, dll. Sedangkan GIL dalam meyakini hadits Hahih adalah hadist yang menjelaskan wahyu ALLAH dan tidak bertentangan dengan Al’Quran sebagai filter yang suci dan dijamin kesuciannya oleh ALLAH sampai hari kiamat. Selain Al’Quran, seperti kitab hadits tidak dijamin kesuciannya dari kesalahan manusia atau editor. GIL merujuk kepada ayat dibawah ini. GIL tidak mengikuti Hadits atau sunnah Rasul yang tidak berdasarkan kepada Al Quran, yaitu berdasarkan kepada budaya nenek moyang budaya Arab. “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al Quran dan sesungguhnya Kamilah benar-benar memeliharanya” QS.15;9 “Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al Qur’an) sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat merubah-rubah kalimat-kalimat-Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” QS.6:115 Allah berfirman: “Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya).” (QS.15:41).

11. POLIGAMI
GIKT meyakini bahwa laki-laki boleh berpoligami dan malah di anjurkan oleh ulama. Laki-laki boleh berpoligami sampai 4 orang, tanpa memperhatikan keadilan dan kemampuan ekonomi yang memadai, hanya berdasarkan kepada nafsu belaka. Akibatnya sering terjadi peceraian dan berakibat buruk kepada anak-anak dan keluarga. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa laki-laki haram berpoligami, kecuali laki-laki itu dapat berlaku adil. Laki-laki yang dapat berlaku adil syaratnya sangat berat sekali, tidak semua laki-laki yang kaya dapat berlaku adil kepada istrinya.

12. HUBUNGAN SESAMA MUSLIM/DILARANG MENGHARAMKAN SAUDARA MUSLIM
GIKT berpendapat bahwa orang-orang yang tidak sepaham dengan keislamannya yaitu paham Islam Wahabi Fundamentalis Extremis adalah orang munafik, kafir dan murtad. Sedangkan GIL berkeyakinan atas dasar peringatan ALLAH bahwa semua orang Muslim itu adalah bersaudara. Kalau ada perbedaan saling hormat-menghormati dan dilarang menuduh saudara-saudaranya sebagai orang kafir, murtad dan munafik. Yang Maha Tahu siapa yang sesat antara saudara-saudara itu hanya ALLAH saja; inilah pegangan GIL. “Sesungguhnya orang-orang beriman itu adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan … Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.” QS 49:10-12
ALLAH berfirman kepada Nabi Isa, “Do not judge your brother’s faith, you will be not judged. For with what judgment you judge, with the same measure, it will be measured back to you. Why do you judge your brother’s faith? Who do you think you are to judge other, We all stand before God’s judgment hereafter. God made laws, and only God can judge people’s faith. If you act like wild animal, banning, hurting, harming and biting, watch out, then one another will destroy one completely. If you hates your brothers, you are in darkness, walk in darkness, do not know where are going, because the darkness has blinded your eyes…and then you will fall into misery. So, do not judge someone, you will be not judged, love each other, and Respect differences and respect each other. Life is lovely, and wonderful.”

13. KAYA RAYA DAN MISKIN
GIKT sering menyampakan Hadits-hadist yang membuat umat Islam hidup sederhana, tanpa kemajuan ekonomi dan teknologi.Seperti hadits dibawah ini;
(1) Rasulullah saw melihat bahwa di syurga itu kebanyakan orang orang miskin, sedangkan dalam neraka kebanyakan wanita. HR Muslim-Bukhary.
(2) “Orang kaya susah masuk ke pintu syurga karena banyak pertanyaan dan merangkak, sedangkan orang miskin segera masuk syurga karena tidak ada pertanyaan tentang harta. HR.Tarmidzi
(3) Rasulullah berdoa kepada Allah swt,” Yaa Allah jadikanlah aku seorang miskin dan matikanlah aku dalam kemiskinan.” HR Muslim.
(4)“Qumtu ‘alaa baabil jannati faidzan ‘aammatu man dakhalahaal masaakiinu” yang artinya “Aku pernah berdiri di pintu surga, ternyata kebanyakan orang–orang yang masuk kedalamnya adalah orang – orang miskin.” HR. Bukhari – Muslim
(6)“Orang – orang miskin akan masuk surga 500 tahun lebih dahulu daripada orang – orang kaya.” HR. Tirmidzi, dia berkata, “Hadits shahih” dari Abu Hurai
(7)“Allahumma … wahsyurnii fii zumratil masaakiin” yang artinya “Ya Allah … kumpulkanlah aku (pada hari kiamat) bersama rombongan orang – orang miskin.” HR. Ibnu Majah no. 4126, dihasankan oleh Syaikh Albani dalam Al Irwa no. 861 dan Ash Shahihah no. 308

Sedangkan GIL menginginkan umat Islam Kaya raya dan maju teknologinya.Hadits-hadist yang yang disampaikan kepada umat Islam adalah sebagai berikut ini;

  1. ALLAH lebih senang muslim yang kuat (iman dan ekonominya) dari pada muslim yang lemah. HR Muslim
  2. Carilah olehmu rezeki dengan menggali yang tersembunyi di dalam bumi.HR Thabrani
  3. Amanat itu mendatangkan rezeki, sedangkan khianat itu mendatangkan kemiskinan. HR Dailami
  4. Bergeraklah kamu mencari rezeki dan berusahalah mencari rezeki hidup maka sesungguhnya berpagi-pagi mencari itu adalah berkat dan keberuntungan. HR Dailami
  5. Sesungguhnya pedagang-pedagang yang jujur dan benar akan berada di bawah naungan Arsy ALLAH pada hari kiamat. HR Dailami
  6. Bahwa 90% dari pengasilan beliau (Muhammad saw) datang dari hasil perdagangan, 10% yang datang dari hasil perternakan. HR Dailami
    Rasulullah saw adalah seorang pedagang yang BERPRESTASI, seorang yang Kaya raya. Setelah beliau diangkat menjadi Nabi, semua kekayaannya dan istrinya di gunakan untuk membiayai dakwah Islam.
  7. Bekerja keraslah kamu untuk duniamu seolah olah kamu akan hidup selamanya, bekerja keraslah untuk akhirat kamu seolah olah kamu mati esok hari. HR Baihaqi
    Kemudian sebuah Hadits bahwa orang-orang Muslim hendaklah meninggalkan WARISAN YANG BANYAK untuk masyarakat untuk generasi berikutnya.
    Sebaik baik warisan manusia sesudah mati ada 3 macam, a) Anak yang saleh, yang baik, yang selalu mendoakan orang tuanya. Selama anak itu mendoakan orang tuanya, selama itu pula orang tua yang meninggal mendapat pahala di kubur. b) Meninggalkan ilmu yang bermanfaat. Artinya seorang yang berilmu dan meningalkan buku-buku yang berilmu sebelum meninggal dunia, maka selama ilmu itu bermanfaat untuk masyarakat, selama itu pula orang yang meninggal dunia mendapat pahala di kubur. c) Meninggalkan warisan untuk anak-anak dan masyarakat. Artinya selama warisan seperti mesdjid, sekolah, rumah sakit, pabrik, gedung, dll. Selama warisan itu bermanfaat untuk masyarakat, selama itu pula orang yang meninggal dunia mendapat pahala di kubur. HR Muslim
    Rasulullah saw, istrinya Khadijah dan sahabat-sahabat adalah orang-orang kaya dan berprestasi…cara mencari nafkahnya dengan berwiraswasta atau berdagang…

ALLAH berfirman kepada Nabi Musa as, “A god man shall leave an inheritance to his children’s children. God said; “You will have to work hard and sweat to make the soil produce anything, until you go back to the soil from which you were formed. You were made from the soil, and you will become soil again.” (Genesis 3.18-19.) Sebuah perintah dari ALLAH bahwa umat Islam wajib mengusai ekonomi, teknologi dan pertahanan yang kuat, “Dan Kami ciptakan besi (dan perak, emas, aluminium, tembaga, dll) yang padanya (1) terdapat kekuatan yang hebat (utk membuat senjata) dan (2) berbagai manfaat bagi manusia (utk diolah ) dan supaya ALLAH mengetahui siapa yang (3) menolong agamaNya (mempertahankan agama Islam dari serangan musuh ) dan Rasul-rasul padahal ALLAH tidak dilihatnya.” QS 57:25. Hadits, “Sebaik-baik pertolongan atas taqwa kepada ALLAH adalah harta-uang.” HR Baihaqi

Sebuah nasehat dari Khalifah Umar bin Khatab, “Pada suatu masa dimana umat Muslim sudah meninggalkan usaha berniaga, berdagang, pengusaha, dan industri, sebagai mata pencariannya, maka umat Muslim yang jutaan jumlahnya, hidupnya akan banyak tergantung kepada umat lainnya, akhirnya menjadi umat lemah, umat yang selalu tergantung , umat yang mudah di porak perandakan oleh kekuatan lain.”

13. KEHIDUPAN DUNIAWI DAN MATERI
GIKT memahami makna kehidupan duniawi dan materi adalah kehidupan yang yang tidak disukai oleh ALLAH, oleh karena itu umat Islam jangan jatuh cinta harta-uang, ekonomi, teknologi, dan science. Sebab harta-uang, wanita, dan serba kemewahan di dunia itu akan melalaikan ke-imanan kepada ALLAH swt. Oleh karena itulah kehidupan GIKT pada umumnya lemah ekonomi dan terbelakang. Kalau ekonomi lemah dgn mudah masuk golongan kufur dan dgn mudah digoda oleh setan dan akhirnya menjadi golongan radikal atau ektrems. Dari sinilah pada umumnya tumbuh dengan subur orang-orang teroris karena cemburu dan benci melihat orang-orang duniawi yang kehidupannya sejahtera atau makmur. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa yang dimaksud kehidupan duniawi dan materi dalam Al’Quran itu adalah kehidupan seperti orang-orang tidak beriman yaitu Fir’aun-fir’aun kecil yang tidak menyembah kepada ALLAH pemberi rezekinya.

ALLAH menganjurkan umat Islam yang beriman kepada ALLAH dan menyembah ALLAH Yang Maha Pemebri Rezeki dan Maha Kaya, supaya menjadi orang Mukmin atau taqwa yang kaya. Karena dengan harta-uang yang berlimpah itulah Rasulullah saw membiayai dakwah Islam dan membiayai peperangan sehingga agama Islam sampai hari menang, dan bertambah banyak pengikutnya. Rasul memberikan nasehat; “Sebaik-baik pertolongan atas taqwa kepada ALLAH adalah harta-uang.” HR Baihaqi. ALlah memerintahkan membuka industri pertambangan agar banyak lapangan kerja terbuka untuk pemuda-pemuda Islam, “Dan Kami ciptakan besi (dan perak, emas, aluminium, tembaga, dll) yang padanya (1)terdapat kekuatan yang hebat (utk membuat senjata) dan (2) berbagai manfaat bagi manusia (utk diolah) dan supaya ALLAH mengetahui siapa yang (3) menolong agamaNya (mempertahankan agama Islam dari serangan musuh ) dan Rasu-rasul pada hal ALLAH tidak dilihatnya.” QS 57:25

14. HUKUM ALLAH SWT DALAM AL QURAN –vs– HUKUM POSITIF
GIKT memahami bahwa semua hukum-hukum ALLAH dalam AL’QURAN harus di jadikan hukum positif oleh pemerintahan Syariat Islam.Contohnya: kalau orang tidak shalat, puasa, wanita tidak berjilbab maka akan mendapat hukuman.
Pemerintah memaksa umat Islam mengerjakannya  dibawah ancaman senjata. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa hukum ALLAH tidak wajib di jadikan hukum positif karena karena tidak ada paksaan dari ALLAH kepada Rasulullah saw. Tugas Rasul adalah untuk menyampaikan peringatan dan kabar gembira saja. Sebagaimana ayat di bawah ini. “Maka berilah peringatan (kepada peminum alkohol, wanita penari perut, orang berjudi, orang yang menyembah berhala, atau orang yg dianggap sesat, dll) karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan, Kamu bukanlah orang yang berkuasa (diktator) atas mereka. Tetapi orang yang berpaling, khafir (ingkar), maka ALLAH akan mengazabnya dengan azab yang besar.” QS 88:21-22 “Tugas kamu (Muhammad) hanya menyampaikan saja. Kamilah yang menghisab/menghukumnya perbuatan-perbuatan mereka dan…” QS.13:40
Inilah pegangan golongan Islam Liberal. Bertentangan dengan paham Islam Konservatif Wahabi Fundamentalis Saudi, dimana orang-orang yang tidak shalat, puasa dan wanita tidak berjilbab di tangkapi oleh polisi Syariat. Kecuali hukuman yg sudah ditentukan oleh ALLAH yaitu; hukuman potong tangan (mencuri), cambuk,(berzina), hukuman mati (pembrontak), tidak membayar zakat (hukuman denda atau penjara), hukuman merusak alam yg keterlaluan, dll.

15. HUKUM POTONG TANGAN, CAMBUK , GANTUNG DLL
GIKT mengikuti hukum-hukum ALLAH yang tertulis secara letter-lek, atau mengikuti bentuk hukuman zaman kuno,primitif, atau zaman rimba balantara, dll. Yang mana pada waktu itu kehidupan masyarakat masih primitif, tidak ada listrik, rumah tahanan dan polisi yang baik seperti sekarang ini. Fasilitas yang ada sangat jauh dari kemajuan yang di capai oleh ilmu manusia yg diberikan oleh ALLAH. Sedangkan GIL inti makna dari hukum-hukum ALLAH itu yaitu orang-orang yang mencuri dan berzina dan membunuh tetap diberikan hukuman yang berat agar mereka tidak mengerjakan lagi. Hanya saja GIL mengikuti perkembangan kemajuan teknologi dan fasilitas yang ada.
Orang-orang yang mencuri tidak dipotong tangannya di depan umum, tapi di penjarakan. Wanita dan laki-laki yang berzina tidak lagi dilempar dengan batu atau di cambuk 100 kali, tapi ditukar dengan hukuman kurung. Orang-orang yang membunuh seseorang, tidak lagi digantung di depan umum, tapi dihukum se-berat-beratnya dan masuk sel, dan ada yang di hukum mati lewat kursi listrik. Bentuk hukuman sekarang ini lebih manusiawi dari bentuk hukuman zaman primitif. Kami yakin ALLAH menerimanya bentuk hukuman seperti itu.

16. ISLAM BUKANLAH AGAMA KUNO, TAPI AGAMA MODERN
GIKT dalam memberikan hukuman zina kepada wanita masih menggunakan pembuktian secara primitif atau kuno tanpa ilmu ilmiah. Hukuman berzina dapat di laksanakan kalau dapat memberikan 4 orang saksi kepada pengadilan. Kalau tidak cukup  4 orang saksi, maka hukuman tidak terlaksana. Untuk mendapatkan 4 orang saksi zaman dulu mungkin mudah, karena manusia belum banyak ,dan belum sesibuk seperti sekarang ini. Sekarang setiap orang sibuk, cara perkosaan juga sangat canggih dilakukan oleh kedua belah pihak baik di hotel, maupun di apartment, dll. Untuk membawa 4 orang saksi sudah tidak mungkin laki dilakukan. Oleh karena itu di Saudi jarang kedengaran perkosaan karena tidak mudah mendapatkan 4 orang saksi. Wanita lebih baik diam dari pada umum mengetahuinya. Hukuman secara kuno sangat merugikan wanita yang diperkosa. Sedangkan GIL berkeyakinan dengan menggunakan ilmu kimia DNA dan teknologi wanita atau laki-laki yang melakukan perkosaan atau zina dengan mudah dibuktikan tanpa membawa 4 orang saksi hidup. Polisi dgn mudah mencari laki-laki yang nakal itu dgn memeriksa daran, DNA dan jejak tangan, dan lainnya. Jadi GIL menganjurkan kepada masyarakat dan pemerintah untuk mengikuti kemajuan ilmu teknologi dan science, agar bentuk hukuman kuno yang tertulis dalam Al’Quran boleh dirobah untuk kebaikan masyarakat dan menguntungkan kepada wanita yang di perkosa.

17. SUICIDE ATAU BUNUH DIRI DGN BOM
Sebuah ayat yang berbunyi; Al Baqoroh 154. “Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, MATI…..” GIKT mengartikan ayat diatas itu dengan kalau kita membunuh orang kafir, maka dia akan mati syahid dan sesungguhnya dia tidak mati.” Ajaran Islam yang salah ini, diajarkan kepada pemuda atau anak-anak yang belum matang agamanya atau anak-anak yang susah kehidupannya, dengan memberikan dua buah hadiah kepada pelaku suicide, bom bunuh diri yaitu memberikan uang untuk keluarganya yang sedang susah, dan kemudian diberikan ajaran pembersih otak bahwa kalau mati adalah mati syahid  lansung masuk syurga ALLAH dan sesungguhnya pelaku itu tidak mati….masih hidup. Oleh karena memberikan 2 buah hadiah itulah maka anak-anak dan pemuda dengan ikhlas memberikan nyawanya kepada agama atau kepada ALLAH swt. Sesungguhnya mereka itu sudah sesat memahami ajaran Islam. Sedangkan GIL berpaham dan berkeyakinan bahwa membunuh orang-orang sipil, anak-anak, wanita, dll yang tidak ikut berperang adalah dosa besar, sesungguhnya dia telah membunuh manusia yang banyak. Inilah peringatan ALLAH kepada kita semua; “Bukankah ALLAH berfirman, siapa saja membunuh seorang manusia yang tidak berdosa (tidak ikut berperang) adalah berati membunuh semua manusia. Menyelamatkan seseorang artinya menyelamatkan semua manusia.” QS.5:32 Hadits Rasul, “Whoever harms a non-Muslim  will not enter Paradise.” HR Muslim.

Makna orang-orang yang berjihad itu sesungguhnya tidak mati, artinya bukan tubuhnya masih hidup, tapi namanya masih tertinggal atau di kenang oleh manusia selama lamanya. Nama-nama yang masih dikenang itu ada 2 macam pula; Orang-orang yang tidak percaya kepada ALLAH (komunis) kalau pemimpinnya meninggal dunia; Stalin, atau Hitler dll namanya masih di kenang oleh masyarakat, tapi dikenang bukan nama baik yang diridhoi oleh ALLAH tapi dikenang atas keganasannya, kebrutalannya, atau dosa-dosa besar membunuh manusia. Lain dengan Nabi, Khalifah, pemimpin yang membawa kebaikan kepada kemanusian, yang dikenang oleh masyarakat berikutnya adalah jasa-jasanya yang banyak untuk kemanusian. Namanya harum dan indah.

18. MEMELIHARA ANJING
GIKT mengharamkan memelihara anjing, menggantungkan gambar anjing di rumah, dan memakan binatang buruan anjing. Semua diharamkan tidak berdasarkan kepada ayat ALLAH tapi kepada Hadits. Hadits ini kami berkeyakinan adalah budaya Arab, bukan Syariat Islam. Sedangkan GIL berpendapat dan berkeyakinan bahwa memelihara anjing yang sehat, dan diperiksa oleh dokter secara rutin adalah dibolehkan. Dasarnya pertama adalah tidak terdapat bahwa ALLAH mengharamkan memelihara anjing sebagaimana ALLAH mengharamkan makan daging babi. Padahal ALLAH menjelaskan dengan sebuah ayat bahwa binatang tangkapan anjing peliharaan adalah halal. Tapi anjing-anjing yang berkeliaran di jalan, tidak dipelihara makanan maupun kesehatannya adalah berbahaya dan haram hukumnya. Karena anjing bisa menggigit manusia dan air ludahnya pun mengandung penyakit. Kuncinya adalah bahwa anjing itu adalah binatang yang pintar yang sangat berfaedah baik utk menjaga rumah, maupun untuk membantu polisi dan orang buta dll. Di Amerika anjing yang tidak mempunyai pemiliknya ditangkap oleh polisi karena berbahaya.

19. MURTAD
GIKT berpaham bahwa orang-orang yang murdat wajib dibunuh dengan merujuk kepada sebuah Hadits palsu yang bertentangan dengan ayat ALLAH. Dari Jabir ra bahwa Ummu Marwan murtad dari Islam dan hal itu sampai kepada Rasulullah saw. Lalu Beliau memerintahkan agar kepadanya diminta untuk bertaubat dan bila tobat tidak apa-apa tapi bila menolak maka dibunuh. (HR. Ad-Daruquthuny dan Al-Baihaqi dengan sanad yang dhaif).
Siapa yang mengganti agamanya (keluar dari Islam, murtad) maka bunuhlah. HR Jamaah, diriwayatkan dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib ra. Sedangkan GIL berkeyakinan sesuai dengan rujukan kepada sebuah  ayat di bawah ini, bahwa orang-orang murtad atau yang kembali atau pindah agama dari Islam kepada non-Islam adalah hak asasinya. Agama Islam tidak memaksa masuk Islam dan tidak pula melarang orang-orang Muslim pindah agama. Ulama hanya memberi peringatan atau nasehat saja. Sebagaimana  peringatan ALLAH ini, “Hai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir(yang memusuhi Rasul dan agama islam), yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” Al Maa’idah 5:54

20. DAGING POTONGAN ORANG YAHUDI, NASRANI DLL
GIKT berkeyakinan bahwa dagingan potongan orang Nasrani yang ada di Supermarket adalah haram. Dasarnya adalah atas kebencian kepada umat Yahudi dan Nasrani. Tidak ada dasarnya dalam Al’Quran, kalau ada ayat di dalam Al’Quran ayat itu di turunkan waktu peperangan. Jagi agar tentara dan umat Islam jangan sampai diracuni atau dibohongi oleh musuh maka keluarlah fatwa bahwa makanan potongan non-Islam adalah haram. Sedangkan GIL berdasarkan kepada sebuah ayat dibawah ini dan ilmu kesehatan, semua daging yang ada di supermarket itu sudah diperiksa dan diteliti oleh badan pemerintahan, semua binatang yang di potong adalah layak untuk dikonsumsi oleh manusia. “Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan sembelihan orang yang diberi Al Kitab (Yahudi dan Nasrani) halal bagimu.” QS 5:5
GIKT mendapat peringatan dari ALLAH sebagai berikut ini, “Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta, “Ini halal dan ini haram”, untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung.” [QS.16:116] “Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (ekstrem)” QS.5:87
Kedua ada lagi ayat ALLAH yang menjelaskan bahwa ajaran Islam itu tidak menyempitkan kamu di dunia ini. Jadi kalau kita tidak mau memakan daging-daging di supermarket, artinya menyempitkan diri sendiri. “Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.” QS.22:78

21. AJINOMOTO
GIKT mengharamkan ajinomoto, karena di duga dari tulang babi. GIKT adalah orang-orang yang ektrem dimana ALLAH tidak menyukainya sebagai mana ayat diatas itu QS.5:87.
Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa memakan ajinomoto adalah halal, karena kalau sedikit ada manfaatnya, kalau banyak barulah akan merusak. Berdasarkan kepada sebuah ayat ALLAH tentang minum alkohol; kalau sedikit utk obat dibolehkan, yang tidak boleh adalah meminum sampai memabukkan, Begitu pula daging babi, kalau terpaksa boleh dimakan. Jadi jelaslah bagi kita bahwa haram dan halal tentang makanan haruslah diikutsertakan ilmu, jangan hanya di dasarkan kepada letter-lek ayat-ayat ALLAH.
Ajaran ALLAH atas Islam bukanlah ajaran yang sempit dan menyusahkan umat Islam, tapi memudahkan sesuatunya. Hanya golongan ekstrem-lah yang menyempitkan peraturan2 ALLAH itu.

22. RUKUN ISLAM
GIKT meyakini bahwa rukun Islam itu adalah 5, yaitu;

  1. Berikrar.
  2. Melakukan shalat.
  3. Berpuasa.
  4. Berzakat.
  5. Naik hajj.

Merela lupa sengaja  atau tidak sengaja, rukun yang yang penting lainnya yaitu menguasai ekonomi dan iptek dilupakan. Akibatnya masyarakat Arab pada umumnya lemah ekonomi dan industri. Akibatnya semua kebutuhan sehari-hari umat Islam tergandung kepada umat non-Islam. Terbukti sekarang ini bukan? Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa rukun Islam itu mestinya 6, dengan tambahan “mengusai ilmu, ekonomi dan iptek”. Dengan mengusai ilmu tersebut barulah umat Islam dapat mengolah bahan tambang yang diwajibkan oleh ALLAH untuk (1) untuk membuat senjata membela agama ALLAH dari serangan musuh, (2) untuk membuka lapangan kerja bagi pemuda-pemuda sebanyak-banyaknya agar kehidupan umat Islam jangan sampai tergantung kepada umat non-Islam.
Inilah ayat ALLAH yang sangat signifikan, “Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” QS 57:25 Dengan membukan lapangan kerja untuk umat Islam barulah diwajibkan untuk berzakat. Jadi sebelum diwajibkan berzakat haruslah membuka lapangan kerja lebih dahulu. Benar bukan? Jadi umat Islam di bawah GIKT tidak membawa umat Islam yang kuat ekonomi dan senjatanya, tapi membuat umat Islam menjadi lemah dan tergantung kepada non-Islam. Perlu kita koreksi.

23. WARISAN UNTUK ANAK DAN CUCU
GIKT berpendapat bahwa umat Islam tidak perlu mencari materi, uang dan harta di dunia ini. Semua itu dianggapnya adalah kehidupan duniawi yang akan melalaikan iman kepada ALLAH dan juga berkeyakinan bahwa Rasulullah saw tidak meninggalkan sedikit pun warisan untuk anak-anak, dan cucu-cucunya. Selain dari itu sering kita mendengar khotbah bahwa ALLAH tidak akan menanya berapa banyak uang-harta kamu, tapi ALLAH akan menanya amal saleh kamu. Dengan demikian GIKT tidak aktif membangun masyarakat yang sejahtera dan mebangun industri sebagaimana ALLAH perintahkan di ayat QS 57:25 diatas itu.
GIL berbeda dengan GIKT 180 %. Bahwa umat Islam wajib bekerja keras demi anak dan cucunya jangan sampai menjadi tanggungan orang lain, karena tidak ada warisan dari orang tuanya. Kalau warisan tidak ada, dapat dipastikan kehidupan generasi berikutnya akan lebih susah dan bahkan lebih miskin dari generasi sebelumnya. GIL menganjurkan semua orang tua wajib meninggalkan warisan sebanyak banyaknya untuk anak, cucu, dan masyarakat, agar generasi berikutnya lebih baik dari sebelumnya. Dasarnya adalah;

  1. Firman ALLAH kepada nabi Musa as. “You will have to work hard and sweat to make the soil produce anything, until you go back to the soil from which you were formed. You were made from the soil, and you will become soil again.” (Genesis 3.18-19.) Kamu harus berkerja keras sampai keluar keringat kamu untuk menggali dan membuat makanan kamu di dari bumi ini sampai kamu dikembalikan ke tanah. “A good man leaves inheritences (warisan) to his childres’s children.”  Orang yang baik adalah orang yang dapat meninggalkan warisan untuk anak sampai cucu-cucunya.
  2. Rasulullah bersabda: (Rasulullah menjelaskan tentang ayat diatas lebih rinci) Sebaik-baik warisan manusia sesudah mati ada 3 macam. HR Muslim
    1. Anak yang saleh, yang baik, yang selalu mendoakan orang tuanya. Selama anak itu mendoakan orang tuanya selama itu pula orang tua yang meninggal mendapat pahala di kubur.
    2. Meninggalkan ilmu yang bermanfaat. Artinya seorang yang berilmu dan meningalkan buku yang berilmu sebelum meninggal dunia, maka selama ilmu itu bermanfaat untuk masyarakat, selama itu pula orang yang meninggal dunia, mendapat pahala di kubur. (Sebelum negara Arab dijajah oleh Barat, banyak sekali cendikiawan Islam yang meninggalkan ilmu-ilmunya,dan sampai sekarang masih digunakan seperti; Ilmu matematik, ilmu fisika dan kesehatan)
    3. Meninggalkan warisan yang banyak untuk anak ,cucu, dan masyarakat seperti;mendirikan industri yg diperintah ALLAH swt QS.57:25 Alat-alat trasportasi, kesehatan, pertanian, mesjid, sekolah, rumah sakit, pabrik ,gedung, dll selama warisan itu bermanfaat untuk masyarakat, selama itu pula orang yang meninggal dunia mendapat pahala di kubur.

Jadi GIL ingin membangun masyarakat rahmatan lil’alamin sesuai dengan Al Quran dan sunnah Rasul diatas itu.

24. MENCINTAI DAN MENGHORMATI ORANG ASING YANG TINGGAL DI NEGERI SENDIRI
GIKT berpendapat bahwa orang-orang asing adalah kafir. Mereka GIKT tidak memperlakukan orang asing yang tinggal dinegerinya  dengan hormat dan kasih sayang. Malah ada yang di bunuh tanpa melihat orang sipil, anak-anak dan wanita. Seperti kejadian di Bali, Jakarta, dll Mereka GIKT berpendapat bahwa orang asing merusak agama Islam dengan pakaian-pakaiannya, minumannya dan budayanya yang tidak sesuai dengan budaya Islam. Perbuatan GIKT menakut-nakuti orang asing dengan bom bunuh diri. Sedangkan GIL sangat berbeda dengan GIKT itu, GIL berkyakinan bahwa orang asing (yang tidak ekstrem terhadap Islam) harus diperlakukan dgn kasih sayang, adil dan hormat. Buat mereka tinggal di Indonesia merasa aman seperti dinegerinya sendiri. Sebagaimana ALLAH berfirman kepada Nabi Musa As. “Do not mistreat foreigner who are living in your land. Treat them as you would a fellow Isreate, and love them as you love your self. Remember that you were once foreigner in the land of Egypt.” Leviticus 19 Hadits Nabi; “Kamu belum lagi mencintai ALLAH, kalau kamu belum mencintai manusia.” HR Muslm.

25. JUMLAH BESAR ZAKAT
GIKT menganjurkan umat Islam membayar zakat sebesar 2.5 % dari pengasilan dia satu tahun. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa umat Islam juga wajib membyar zakat sebesar 10%. Sebagaimana di perintahkan kepada Nabi Musa; “Set aside a tithe—a tenth of all that your fields produce each year.” Deuterronomy 14:22 Keluarkan zakat 10% dari semua penghasilan kamu setahun. Oleh karena umat Nasrani dan Yahudi diperintahkan membayar zakat lebih besar dari umat Islam, (salah petunjuk dari Hadits palsu) umat Yahudi dan Nasrani lebih sejahtera dari umat Islam. Benar bukan? Dalam masarakat Islam lebih banyak terdapat orang miskin dari pada umat Nasrani dan Yahudi.

26. TUJUAN DAN TUGAS HIDUP MANUSIA
GIKT berkeyakinan bahwa tujuan hidup manusia adalah beribadah kepada ALLAH swt, yaitu menyembah ALLAH dengan memperbanyak melakukan shalat sunnat dan tarawih, berpuasa dan naik haji. Kalau ini sudah dikerjakan mereka sudah merasa beragama Islam yang benar. Berdasarkan kepada sebuah ayat dibawah ini. Sesungguhnya GIKT salah mengambil makna dari ayat tersebut; “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” QS 51:56
Akibat salah memahami apa tujuan dan tugas hidup seorang muslim, kehidupan umat menjadi komsumtif, tidak produktif, kehidupan umat Islam tergantung kepada umat non-Islam, dan terbelakang dalam segala bidang. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa tujuan hidup umat Islam adalah beribadah kepada ALLAH bermakna, bukan menjalankan shalat, puasa, naik haji dan berzakat saja, tetapi adalah mentaati semua perintah Allah dengan baik dan sempurna. Tidak boleh setengah setengah. Selain menyembah ALLAH ada lagi tugas hidup umat Islam yang harus dilakukan yaitu, memakmurkan bumi ini dengan bekerja keras dan berilmu, agar kehidupan umat Islam sejahtera dan kuat persenjataannya yaitu dengan menggali tambang didalam bumi serta membangun masyarakat rahmatan lil’alamin, yaitu masyarakat yang sejahtera-damai dan kuat. Seperti ALLAH perintahkan di ayat2 ini; “Dialah yang telah menciptakan kamu dari bumi (tanah), dan menjadikan kamu pemakmurnya. (menghuni dan mengolah hasil bumi untuk kemakmuran umat manusia,atau membangun pradapan yang islami) QS.11:61
Untuk memakmurkan bumi ALLAH, maka wajib setiap muslim belajar ilmu agama dan ilmu ekonomi/teknologi lainnya. “Allah akan meninggikan orang orang yang beriman di antara mu dan orang orang yang menuntut ilmu pengetahuan (belajar) beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan(siapa yang menguasai ilmu IPTEK,merekalah yang lebih maju dan kuat.) QS.58:11 Orang yang sudah banyak ilmunya dan banyak karyanya diangkat menjadi pemimpin atau Khilafah Fild Ardh; “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi ini. (Menjadi pemimpin2,Khalifah2 Fil Ardh yang membangun umat baik akhlaqnya maupun ekonominya)” QS.2:30 Tugas Khlaifah Fild Ardh ini yang telah mempunyai ilmu ekonomi/teknologi wajib untuk mengolah bahan baku yang ada didalam bumi ini,untuk kesejahteraan umat dan untuk pertahanan agama Islam dan bangsa dari serangan musuh. Membangun masarakat rahmatan Li’alamin. Dan Kami ciptakan besi (dan perak, emas, almunium, tembaga, minyak, dll) yang padanya terdapat (1) kekuatan yang hebat (untuk membuat senjata mempertahankan agama) dan berbagai (2) manfaat bagi manusia (untuk di-olah,membuka industri), dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong agama-Nya (Islam) dan Rasul padahal Allah tidak dilihatnya. (artinya membuka Industri pengolahan bahan baku).” QS..57:25

Itulah tujuan dan tugas umat Islam di bumi ini. Kalau umat Islam tidak tahu dan salah mengertikan apa “tujuan dan tugas Muslim” maka umat Islam menyimpang dari apa yang di tunjukan oleh ALLAH, akhirnya menjadi umat yang terbelakang. Benar bukan?

27. GOLONGAN ULAMA MANA YANG BERHAK MENAFSIRKAN AL QURAN DAN HADITS?
Menurut GIKT sudah tentu golongan merekalah yang berhak menafsirkan Al Quran dan Hadits, karena ulama-ulamanya berasal dari mana datangnya Islam dan Rasul.
Ulama selain daripada ulama Wahabi-Salafi, seperti syiah dll tidaklah berhak menafsirkan Al’Quran, karena mereka adalah golongan Islam yang sesat. Jadi semua umat Islam di dunia ini harus merujuk kepada ulama-ulama Wahabi-Salafy. Sedangkan GIL berpendapat bahwa semua golongan Ulama berhak menafsirkan Al’Quran dan Hadits, karena tidak ada surat mandat  atau kuasa kepada ulama atau sahabat Nabi dan juga kepada keluarga Nabi (Syiah). Kedua kita yakin bahwa tidak semua yang datang dari Arab itu benar. Karena dalam masyarakat Arab itu diperingatkan oleh ALLAH banyak orang munafik. QS 9:101

28. JIHAD  ATAU BERJIHAD DI JALAN ALLAH
Pada umumnya ulama dari GIKT mengartikan bahwa makna Jihad adalah memerangi orang-orang kafir dengan senjata seperti; 11/9, bom Bali, bom Jakarta, India, akistan dll. Mereka tidak membedakan antara orang kafir yang membenci atau memerangi agama Islam dengan orang kafir yang baik, anak-anak, wanita dan orang sipil. Orang kafir yang baik ini juga dituduh merusak moral pemuda/i Islam dengan budaya Barat. Sedangkan GIL berpaham makna jihad dalam waktu damai ini adalah memberantas kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan umat Islam dari umat non-Islam (Budha dan Nasrani-Yahudi) Ulama GIL menganjurkan kepada pemuda/i Islam untuk berjihad dijalan ALLAH dengan menguasai ilmu ekonomi, teknologi dan science. Dengan menguasai ilmu sosial ini, umat Islam akan bangkit kembali sebagaimana dulunya dimana orang Barat belajar ilmu ke negeri Arab seperti ilmu mathematik, fisika, kesehatan, dll.
GIL merujuk kepada 2 buah ayat dibawah ini; “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.” QS.49:13 “Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat (1) kekuatan yang hebat (persenjataan) dan (2) berbagai manfaat bagi manusia (industri), (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” QS.57:25

29. MASUK SYURGA DGN RAHMAT ALLAH SWT
GIKT berpaham dan menyampaikan kepada umat Islam bahwa untuk bisa masuk syurga itu adalah dengan “rahmat ALLAH”. Oleh karena itulah pengikut GIKT ini kehidupannya sangat terbelakang, tidak produktif. Mereka hanya mengharapkan kebaikan ALLAH saja, tanpa bekerja keras/berilmu, berkarya dll untuk merebut syurga itu. Inilah kesalahan utama dakwah dari ulama GIKT. Pegangan mereka adalah sebuah Hadits, bukan kepada ayat ALLAH. Jadi kemungkinan Hadits itu adalah palsu yang bertentangan dengan Al’Quran. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa untuk mendapatkan syurga itu bukan saja karena rahmat ALLAH, tapi ada syarat utama yang harus di capai. Syarat-syarat itu tidaklah mudah, harus berjihad/bekerja keras di jalan ALLAH dlm mencari ilmu, berkarya, dan berakhlaq mulia. Inilah syarat yang di jelaskan oleh ALLAH dalam Al Quran, “Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan”, QS 83:13 “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal”, QS 18:107 “……kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih”, QS.26:89 “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). [46] (Dikatakan kepada mereka): “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman”. [47] Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. [48] Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya.” QS 15:45-48

30. DILARANG MENGKRITIK ULAMA
GIKT berkeyakinan bahwa semua ulama di akhir zaman ini adalah ulama “Pewaris Nabi”. Semua fatwanya adalah benar dan wajib diikuti tampa reserve, seperti perintah dari ALLAH saja. Sesungguhnya ulama itu adalah manusia biasa yang bisa bersalah. Tapi karena sistem pemerintahan Saudi dan Iran itu adalah sistem Diktator dimana rakyat harus mengikutinya dan diharamkan menentang walaupun tidak sesuai dengan Al’Quran. Siapa yang menentang fatwa ulama Wahabi, akan dimasukan ke dalam penjara, atau dibuang dari negerinya atau dibunuh. Darahnya adalah halal, karena menentang ulama sebagai pewaris nabi dan dianggap menentang ALLAH. Orang-orang ini di masukan dalam kategori orang kafir, munafik yang halal darahnya.
Seorang ulama fundamentalis wahabi di Saudi Arabia mengeluarkan fatwa bahwa muslim Syiah itu adalah “infidel” atau orang tidak beriman dan halal darahnya. Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa diakhir zaman ini sudah banyak macam ragam ulama dari ulama Wahabi, Salafi, NU, Sufi, Syiah, Tarikat, Anti Hadits, ulama Fundamentalis, ulama Liberal dll. Hadits Nabi; “Diakhir zaman nanti umat Islam akan terpecah belah menjadi 73 golongan, hanya satu yang benar. Ulama sudah terpecah-belah ada ulama pewaris nabi dan ada ulama seburuk-buruk manusia dikolongan bumi ini. Dari mulutnya keluar fitnah dan kata-kata kotor dan menghakimi saudara muslimnya.” Inilah peringatan Rasul.
“Tidak lama lagi manusia akan mengalami satu zaman yang pada waktu itu Islam hanyalah tinggal nama dan Al’Qur’an hanyalah tinggal huruf-hurufnya saja; mesjid-mesjid sangatlah diramaikan orang-orang akan tetapi sunyi (kosong) dari petunjuk; ulama-ulama mereka adalah seburuk-buruknya makhluk yang ada di bawah langit ini. Dari mereka itulah keluar fitnah-fitnah, yang akan kembali kepada mereka sendiri.” (Hadits: Al-Baihaki & Ali bin Abi Tholib; Misykat halaman 38). Siapa yang paling benar?
Hanya ALLAH saja yang berhak menghakimi hamba-hambanya, karena ALLAH yang membuat syariat, maka ALLAH pulalah yang menghukumnya. Setiap golongan ulama tidak berhak menghakimi golongan lain. ALLAH memperingatkan semua orang beriman adalah bersaudara, dan tidak boleh berprasangka dan tidak boleh menghakimi saudara lainnya. QS.49:10-12 Siapa yang sesat dan yang benar hanya ALLAH yang tahu, seperti ayat dibawah ini, “Sesungguhnya orang-orang yang memecah-belah agamanya dan mereka terpecah menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu terhadap mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.” QS.6:159 “As for those who divide their religion and break up into sects, thou hast no part in them in the least: their affair is with Allah: He will in the end tell them the truth of all that they did.” “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah* dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” QS.16: 125
Jadi dengan alasan-alasan diatas itu, ulama-ulama wajib dikoreksi, ditegur dan tidak boleh dijadikan Tuhan artinya semua fatwanya adalah benar. Yang memilki kebenaran hakiki hanya ALLAH saja.

31. RASULULLAH SAW BUKANLAH TUHAN, TAPI MANUSIA BIASA

GIKT berpendapat bahwa  apa yang diucapkan dan dikerjakan oleh Rasulullah saw adalah datang dari ALLAH swt. Oleh karena itu semua sunnah rasul wajib dikerjakan dan ditaati dan sebagai sumber syariat Islam kedua setelah Al Quran. Sedangkan GIL berkeyakinan dan berdasarkan kepada peringatan ALLAH swt dalam Al’Quran, bahwa:

  1. Rasulullah saw adalah seorang manusia biasa, yang mendapat tugas menyampaikan wahyu ALLAH dan mencontohkannya.
    Katakanlah: “Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Tuhan kamu adalah Allah Yang Esa, maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepada-Nya dan mohonlah ampun kepada-Nya. Dan kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan (Nya), QS;41:6
  2. Rasulullah saw dilarang menambah-nambah syariat Islam, dan akan dikutuk oleh ALLAH.
    “Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya. Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu.” QS.69:40-47.

Ayat-ayat diatas ini dipertegas oleh Rasul seperti dibawah ini:
Rasul bersabda: “Jangan menulis sembarang dariku melainkan Quran.” [Ahmed, Vol. 1 Page 171, dan Sahih Muslim]

Dengan dasar ayat-ayat ALLAH diatas itulah GIL berkeyakinan bahwa syariat Islam yang murni adalah Al’Quran dan ditambah dengan hadits yang menjelaskan wahyu ALLAH. Selain dari hadits-hadist itu, adalah budaya Arab dari nenek moyong Arab yang masih dilakukan oleh Rasul seperti; berjenggot, berjabang, bersorban, cara makan tanpa sendok, wanita dilarang menyopir, keluar rumah, bekerja dikantor yang sama dengan laki-laki, dll.

32. GOLONGAN YANG MASUK SYURGA

GIKT berpendapat bahwa golongan non-Islam seperti Nasrani, Yahudi dan tabiin tidaklah akan masyuk syurga. Hanya orang-orang Muslim saja yang akan masuk syurga. Orang-orang Nasrani, Yahudi dll tidak beriman kepada Rasulullah saw dan Al’Quran. Mereka adalah bukanlah orang-orang yang beriman. Alasan yang dikemukankannya adalah kebencian belaka kepada umat Yahudi dan Nasrani, tidak berdasarkan kepada “definisi dari ALLAH” sebagai pemilik dan penentu siapa yang akan masuk syurga dan neraka.
Sedangkan GIL berkeyakinan dengan merujuk kepada Al’Quran, definisi lansung dari ALLAH swt yang akan menghakimi semua manusia dari awal dahulu hingga hari kimat nantinya yaitu, yang masuk syurga adalah orang-orang Yahudi, Nasrani, Muslim dan Tabiin.
”Sesungguhnya orang orang Mukmin, orang orang Yahudi, Shabiin, orang orang Nasrani, siapa saja (diantara mereka) (1)yang benar benar beriman kepada ALLAH, (2)hari kiamat dan (3)beramal saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka (masuk golongan surga) dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” QS.5:69

33. AQIDAH
GIKT belajar dari ulama-ulama Wahabi atau Salafi dari Saudi Arabia atau dari Timur Tengah yang menyimpulkan dan membuat sebuah “definisi Aqidah” atas dasar ilmu pengetahuan dari ulama Wahabi-Salafi. Seperti kita ketahui tidak semua fatwa atau pemahaman dari Arab itu benar semua. Dari masyarakat Arab itu banyak orang-orang yang merusak agama Islam, yaitu orang-orang munafik, dari golongan Yahudi dan Nasrani Fundamentalis-Extrim yang membenci Islam.
ALLAH memperingatkan dengan wahyunya sebagai berikut dibawah ini.
“Di antara orang-orang Arab Badui yang disekelilingmu itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) Kami-lah yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.” QS 9:101
Ulama-ulama Arab membuat suatu rumus yang menyesatkan umat Islam agar umat Islam terpecah belah dan keluar dari jalan yang lurus. Kalau sudah keluar dari jalan yang lurus atau jalan ALLAH yang benar, maka umat Islam akan hidup terbelakang dan saling bermusuhan dan kemudian saling berperang sesama mereka. Akhirnya mereka akan saling hancur-menghancurkan. Inilah yang sedang terjadi dalam masyarakat Islam dimana ulama-ulama Wahabi menghancurkan golongan Islam Syiah, Ahmadiyah, Sufi dll. Umat Islam tidak bisa lagi membangun masyarakat rahmatan lil’alamin bersama-sama,
Sedangkan GIL berkeyakinan setelah menyilami rahasia-rahasia Al’Quran dan Hadits, ternyata kata-kata “Aqidah” itu tidak terdapat dalam Al’Quran, tapi adalah fabrikasi dari ulama Arab dahulu. Siapa-siapa yang tidak mengikut Aqidah mereka dituduh ajaran sesat. Jadi Aqidah-lah yang menentukan seorang itu Islam atau tidaknya. GIL berkeyakinan bahwa untuk menentukan seorang itu muslim atau tidak, bukanlah definisi dari ulama tapi “definisi” dari ayat ALLAH, sebagai berikut dibawah ini;
“Sesungguhnya (agama tauhid, Islam) ini adalah agama kamu semua (Yahudi, Nasrani dan Muslim); agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.” QS 21:92, QS.23:52
”Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”.” QS.2:132
Jadi agama Islam itu bukan muncul waktu Rasulullah saw, tapi sudah ada sebelum Rasul dan bermula dari nabi Ibrahim as. Orang-orang yang bertauhid dan menyerakan dirinya kepada ALLAH maka dia adalah Islam. Orang-orang yang beriman kepada ALLAH dan nabi Muhammad saw adalah orang-orang Islam umat nabi Muhammad saw atau disebut juga Muslim. Kalau demikian definisi Islam, maka golongan Syiah, Ahmadiyah, Sufi, NU, Muhammadiah, Islam fundamebalis, Islam liberal dll adalah semua orang Islam atau Muslim. Semua orang beriman ini adalah bersaudara. Sebagaimana definisi dari ALLAH di QS.49:10. Aqidah adalah fabrikasi dari ulama Wahabi-Salafi zaman dahulu untuk memecah umat Islam.

34. ISSUE GOLONGAN MINORITI GAY DAN LESBIAN
Issue gay dan lesbian didalam masarakat Kristen di Amerika sampai hari ini masih terdapat perbedaan antara kubu Kristen Konservatif dan Kristen Liberal. Golongan Konservatif ingin mengharamkan mereka menikah secara syah dan diharamkan menjadi pegawai negeri. Dgn kata lain orang-orang Gay dan Lesbian diperlakukan diskriminasi atau tidak adil sebagai warga negara. Sedangkan golongan Kristen Liberal-Demokrat berpegang kepada konstitusi dan Bible yang mengatakan bahwa setiap warga Amerika mendapat hak yang sama, equality, non-discrimination, and justice for ALLAH. Dalam Bible juga dijelaskan bahwa semua manusia merdeka memilih jalan hidupnya; satu jalan ALLAH yang benar, kedua jalan sesat (setan). Pemerintah tidak berhak menentukan dan memaksa warganya utk memilih jalan hidup seseorang. Pemerintah hanya sekedar memberikan pendidikan dan menegur saja. Kalau pemerintah Demokrat yang berkuasa seperti Obama, maka orang-orang gay dan lesbian mendapat kemerdekaan dan hak yang sama dengan warga lainnya. Begitu sebaliknya kalau Republik yang berkuasa, mereka diperlakukan diskriminasi.
Bagaimana dengan negara-negara Islam?
GIKT seperti di Arab Saudi, Iran dan Iraq, orang-orang gay dan lesbian dibunuh. Baru-baru ini, dari bulan Desember 2008 sampai Juni 2009, 82 orang gay yang terbunuh oleh golongan Islam fundamentalis. Kelihatan sekali perbuatan brutality itu seperti hukum rimba, primitif. Dengan mudah membunuh ciptaan ALLAH yang menjadikan manusia bermacam-macam.Perbuatan kejam seperti itu memperlihatkan image Islam yang ugly, brutality kepada umat non-Islam.
Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa semua manusia diciptakan oleh ALLAH haruslah mendapat keadilan dan hak yang sama. Setiap manusia itu tidak ada yang tidak berdosa di bumi ini. Kita semua berdosa kepada ALLAH. Seorang yang berdosa tidak ada hak menghukum orang lain yang berdosa. Hanya ALLAH saja nanti yang akan menghukum setiap manusia di pengadilan ALLAH. Tugas kita masing-masing adalah memperbaiki diri kita dan mensucikan diri kita dari dosa yang kita perbuat. Masing-masing akan menanggung dosanya. Dosa orang lain tidak akan ditanggung oleh yang lainnya. Hanya saja kita diminta oleh ALLAH saling nasehat-menasehati dan saling ingat-mengingatkan. Sebagaimana ALLAH jelaskan di bawah ini.
“Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, [3] kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat-menasehati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasehati supaya menetapi kesabaran.” QS 103;2
Kenapa golongan Islam fundamentalis membunuh gay? Alasan yang diberikan adalah agar penyakit dosa itu jangan sampai melebar kepada masyarakat? Menurut GIL berpendapat seperti GIKT itu adalah orang-orang yang tidak berilmu, seperti orang yang tinggal di hutan yang primitif, hukum rimba, hukum binatang; yang lemah dimakan oleh yang kuat.
GIL menganjurkan kepada ulama, orang tua dan guru agar memberikan pendidikan kepada generasi berikutnya dengan baik agar murid dan anak-anak takut mengerjakan perbuatan dosa. Bukan saja perbuatan dosa gay atau lesbian, tapi juga dosa-dosa lainnya. Merujuk kepada sebuah ayat lainnya;
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah* dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” QS.16: 125

35. BERJENGOT, BERJABANG, MOBIL, KELUAR RUMAH, DLL
GIKT dan ulama Wahabi fundamentalis berpaham bahwa bagi laki laki wajib berjenggot dan berjabang mengikuti sunnah Rasul. Wanita dilarang menyopir karena Rasul dan istri-istrinya tidak menggunakan mobil. Setiap yang tidak dikerjakan oleh Rasul adalah bid’ah, haram hukumnya. Begitu pula wanita, haram keluar rumah tampa saudara laki-laki.
Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa semua sunnah Rasul itu bukan bersumber dari ALLAH swt, tapi dari budaya nenek moyang orang Arab. Jadi semua itu bukanlah syariat Islam yang wajib dilakukan. Semua perintah itu tidak ada dalam Al’Quran. Rasulullah saw tidak berhak menambah nambah syariat Islam satu peraturan apa pun. Tugas Rasul adalah menyampaikan peraturan-peraturan yang dibuat oleh ALLAH swt;
“Tugas kamu (Muhammad) hanya menyampaikan saja. Kami-lah yang menghisab/menghukum perbuatan-perbuatan mereka dan… QS.13:40
”Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami, niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya. Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya. Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu.” QS.69:40-47

36. BIDA’AH ADALAH HARAM
GIKT dan ulama Wahabi fundamentalis berkeyakinan dengan beberapa hadist yang belum tentu ucapan Rasul, menjelaskan bahwa semua yang bukan datang dari Rasul adalah bid’ah. Sebagaimana bunyi beberapa Hadits yang menyesatkan dibawah ini;

  1. Dari Ibn Umar Radiyallahu ‘anhu berkata : Bersabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam : “Barangsiapa yang menyerupai satu kaum, maka ia telah menjadi golongan mereka.” HR Ahmad, Abu Daud dan at Tabrani (apakah ini benar ucapan Rasul,juga masih diragukan)
  2. Dari Ummul mukminin, Ummu ‘Abdillah, ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan agama kami ini yang bukan dari kami, maka dia tertolak.” Bukhari dan Muslim
  3. “Barangsiapa melakukan suatu amal yang tidak sesuai urusan kami, maka dia tertolak.” Riwayat Muslim.

Berdasarkan hadits-hadist inilah pada umumnya terutama orang-orang Badui, tidak mau memakai alat-alat modern yang dibuat oleh orang kafir Barat. Karena Rasulullah saw tidak memakainya dan tidak mencontohkannya. Oleh karena itulah bangsa Saudi Arabia  terbelakang 100 tahun dari negara-negara maju. Sekarang kita sudah melihat masyarakat Arab Saudi sudah banyak memakai alat-alat modern, namun masih belum diizinkan wanita memakai mobil, berpergian sendirian dan berpacaran dll. Mudah-mudahan 50 tahun mendatang mereka akan meninggalkan ajaran Islam yang tidak membawa kemajuan kepada umat Islam.
GIL  tidak mempercayai hadits-hadist yang tidak menjelaskan wahyu ALLAH. Hadits-hadist yang tidak menjelaskan wahyu ALLAH adalah hadits-hadist untuk budaya Arab saja. Bukanlah syariat Islam yang diberikan oleh ALLAH. Syariat Islam adalah untuk semua muslim di dunia. Oleh karena itu kita melihat umat Islam GIKT tertinggal dalam segala aspek penghidupan, karena tidak mau belajar dari kemajuan ilmu teknologi. GIL mengajar umat Islam yang maju, modern dan berilmu ekonomi, teknologi dan science, agar umat Islam kembali lagi menjadi umat teladan yang rahmatan lil’alamin.

37. KUBURAN
GIKT dan ulama Wahabi konservatif mengharamkan membuat kuburan yang bagus dari batu. Alasan mereka adalah agar umat Islam jangan datang ke kuburan Muhammad saw untuk meminta-minta atau menangis-nangis di kuburan dll. Alasan yang diberikan tidak berlandasan Al’Quran sama sekali. Mereka mengikuti ulama-ulama penjajah Barat agar semangat umat Islam menjadi lemah terhadap Rasulnya. Inilah ulama yang dibayar oleh penjajah Barat yang tidak disadari oleh ulama Arab Saudi. Walaupun ada yang menentang  makam Rasulullah saw dipindahkan dan didatarkan dengan tanah, namun karena pemerintahan Arab Saudi adalah diktator, tidak seorang pun yang berani melawan fatwa ulama.
Sedangkan GIL yang sangat menghormati orang tuanya, ingin membuat kuburan itu indah sebagai penghormatan terakhir kepada orang tuanya. Bukanlah berarti kuburan untuk didewakan, tapi kalau kita mengunjungi kuburan orang tua kita, terkenang dengan jelas kebaikan-kebaikan orang tua kita dan teringat akan dosa dosa anak-anak terhadap orang tuanya. Niatnya sangat bagus dan baik sekali.

38. PENGHINAAN KEPADA NABI ATAU AL QURAN
GIKT dan ulama Wahabi fundamentalis dalam menghadapi penghinaan terhadap nabi Muhammad saw atau merobek Al’Quran dsb. menghukum atau menghalalkan darah orang-orang yang menghina Islam, nabi Muhmmad saw atau merusak Al’Quran dsb. Hukuman yang diberikan itu adalah tidak ada dasarnya dalam Al’Quran. Hukum brutal itu menunjukan bahwa ajaran Islam adalah primitif, hukum hutan, hukum binatang buas, yang kuat memakan yang lemah.
Sedangkan GIL menghadapi penghinaan dan perusakan Al’Quran harus dihadapi dengan hati yang tenang dan bersih, jauhi rasa marah dan benci. Rasulullah saw dalam berdakwah selalu mendapat hinaan dan caci maki, namun Nabi mengajarkan kepada sahabat untuk  tidak melayani perbuatan buruk dengan buruk pula; apa bedanya perbuatan orang tidak beriman dengan yang telah beriman. Perbuatan-perbuatan buruk harus dilawan dengan perbuatan yang mulia.

ALLAH berfirman kepada nabi Isa as;

Love your neighbor, brothers as you love yourself. Love your enemies, bless those who curse you, do good to those who hates you, pray for those who spitefully use you, and persecute you. If your enemies hungry, give them breads, if they are thirsty give them water to drink.

Dalam Al quran juga dijelaskan, “Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.” QS.42:43 “Orang-orang yang sabar disempurnakan pahalanya tanpa terhitung.” QS 39: 10

39. SUAMI HARAM MEMPERKOSA ISTRINYA
GIKT berkeyakinan berdasarkan penafsiran sebuah ayat dibawah ini, boleh memukul dan memaksa istrinya untuk berhubungan sexual, walaupun istri tidak mempunyai keinginan. “Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” QS 4:34
Sedangkan GIL berkeyakinan bahwa tafsiran ayat dari ulama Wahabi fundamentalis itu adalah salah image. Islam kelihatan kasar, tidak pemaaf, tidak toleransi dengan istrinya. Kami berkeyakinan bahwa bahwa Rasulullah saw adalah seorang yang berakhlaq mulia, pemaaf, toleransi dan berkasih sayang dgn istri-istrinya dan orang lain. Jadi tidak mungkin sama sekali Rasul akan memaksa istrinya. Kami berkeyakinan bahwa kata kata “dha-ra-ba”  dapat diartikan “meninggalkan”, “go away” istri beberapa hari sampai istri itu kembali bisa menerima suaminya.

40. BOLEHKAH WANITA MENCARI NAFKAH?
GIKT pada umumnya berpedapat bahwa wanita tidak boleh keluar rumah tanpa mahramnya, dengan arti lain, wanita-wanita Islam tidak boleh mencari nafkah atau bekerja dikantor. Oleh karena itu dalam masyarakat Taliban, Wahabi radikal, wanita-wanita tidak boleh belajar ilmu selain ilmu Al’Quran. Dasar atau dalil dari mereka tidak kuat dan tidak dari Al’Quran, tapi dari hadits budaya Arab, dimana istri-istri Rasul pada waktu itu tidak belajar ilmu-ilmu lainnya, selain ilmu agama.
Sedangkan GIL berkeyakinan dan berdasarkan kepada pedoman yang diberikan oleh ALLAH dlm Al’Quran, dimana wanita wajib menuntut ilmu dan wajib membesarkan anak-anak dan memberikan pendidikan yang baik demi masa depan anak-anaknya. “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak daripada sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian daripada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” QS 4:32
“Do not covet what Allah has favored some with more than He has some others. Men have a share in what they earn and women have a share in what they earn. And ask Allah for His favours. Surely Allah has knowledge of everything.” QS 4:32
Jadi GIKT adalah  salah kaprah memahami ajaran Islam, oleh karena itu kita lihat masyarakatnya sangat lemah ekonomi alias miskin.

Masih bersambung….silakan kunjungi lagi dilain waktu.
Marilah kita bersama sama menyampaikan kepada umat Islam tentang perbedaan antara golongan Islam berpaham liberal yang maju dengan golongan Islam konservatif transnational yang sempit dan keras.

Wassalamulaikan wr wb.
“Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.” QS 90:17-18

 

Silakan pembaca memberikan koreksi atas tulisan diatas!

Sumber: http://www.islamliberal.net/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s