Upin dan Ipin: Hobby baru Nata

Saya kaget juga mendengar cerita dari istri tercinta, ternyata Nata (anak kami berumur 2 tahun) sangat menggemari acara Upin & Ipin diputar di TPI. Acara kartun ini menurut istri sangat bagus dan berkesan. Setelah saya coba lihat (karena penasaran..!!), ehm…benar juga ternyata. Banyak hal yang mendidik bagi anak-anak. Ditambah animasinya yang terkesan tidak dibuat asal-asalan (3D gitu loh..).

Kartun ini dibuat oleh sebuah stasiun TV di Malaysia (TV9 Malaysia). Pertama kali saya ngeliatnya (maklum engineer) yang pertama kali yang ada dipikiran “Gile bagus banget cara buatnya. Kapan TV Indonesia bisa buat?”.

Cerita dari Upin dan Ipin sebenarnya cukup simple. Menceritakan tentang dua anak kembar dan pengalaman  mereka. Setelah puter-puter di Internet dan baca-baca infonya, ketemu..! sepertinya cerita ini dibuat dalam 3 episode/kelompok. Episode pertama berjudul “serial Ramadhan”, yang bercerita tentang pengalaman puasa pertama. Ada 6 seri dibagian ini. Episode kedua berjudul “Upin dan Ipin Setahun Kemudian”, yang memiliki 12 seri. Sedangkan, episode terakhir berjudul “Upin dan Ipin dan Kawan-Kawan”, yang terdiri atas 9 seri.

Serial yang memiliki banyak seri (masing-masing berdurasi sekitar 10 menit) ini bercerita tentang dua anak kembar yang bernama Upin dan Ipin. Mereka adalah anak yatim piatu yang tinggal bersama kakaknya yang bernama Kak Ros, dan Neneknya (disana dipanggil Opa). Ceritanya cukup singkat namun menarik untuk disaksikan. Bagi orang yang pertama kali nonton (menurut saya) pasti pengen nonton lagi (gak salah juga kalo Nata pingin lihat lagi dan … lagi).

Episode pertama “Ramadhan” bercerita mengenai hari pertama mereka puasa, berbuka, tarawih, dan ketika hari Raya. Di awal cerita, dikisahkan mereka sedang akan memasuki bulan Ramadhan. Dengan diumumkan melalui televisi oleh pemerintah, bahwa esok sudah bermulanya puasa. Selanjutnya dikisahkan mereka sahur, puasa di siang hari, berbuka puasa, shalat tarawih, shalat ied sampai berziarah kubur ke makam orangtua mereka. Semuanya berhasil digambarkan dengan visualisasi yang baik dan dialog-dialog yang sangat kocak, dengan logat melayu tentunya. Episode kedua dan ketiga adalah lanjutan dari episode pertama dengan tambahan banyak pemeran baru.

Wah saya tidak akan berpanjang lebar lagi, yang pasti semua teman-teman di Jakarta, baik di kantor maupun di rumah yang sudah menonton film ini, semuanya sepakat bahwa film ini lucu dan menarik. So YOU MUST SEE….

Sebelumnya bagi yang belum mendownload Upin&Ipin bisa mendowload dengan meluncur  ke link berikut:

Episode Upin Ipin Ramadhan: Upin Ipin Seri 1-6

Episode Upin Ipin Setahun Kemudian Upin Ipin Seri 7-18

Episode Upin Ipin dan Kawan-Kawan Upin Ipin Seri 1-9

 

Enjoy!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s